Pengen B2W-an
Karena hujan maka rencana sepedaan terganggu (tertunda beberapa saat), tapi karena sudah pengen pisan maka ketika hujan rada raat, maka langsung aja melaju ber B2W-an. Karena sudah hampir dua bulanan sejak sering hujan Astroz-ku nganggur. Kalau hari Minggu kemarin dan sebelumnya, itu beda lagi. Karena bersepeda Minggu yg jarak jauh dengan tujuan rekreasi itu beda dengan bersepeda ke tempat kerja. Yang jelas sama-sama tanpa bawa peralatan berat dipunggung. Peralatan cukup kunci laci, ponsel & dompet saja. Helm & sepeda itu pasti.
Apa sensasi sepedaan saat usai hujan atau saat hujan gerimis ? Terasa dibadan sangat sejuk, karena badan berkeringat sedikit, hawa dingin bekas hujan mengenai badan kita akan terasa sejuk sekali. Cuman resikonya adalah jelas, baju akan kotor, karena speed saya saat hujanpun tetap kencang. Beda dengan kondisi cerah, kondisi cerah memang badan tidak kotor, tapi hawa sejuk tidak ada. Inilah yang membuat saya harus merelakan membersihkan baju batik yang terpercik air jalanan.
Sudah beberapa hari ini, kalau lihat sore hari cerah, bawaannya nyesel kenapa gak ber-B2W pagi harinya. Padahal pagi harinya sering hujan. Maka kalau ingin sorenya dapat cerah ber-B2W maka paginya harus nekad, meski hujan, asal tidak deras. Kalaupun deras masih dimungkinkan untuk ngiyup alias berteduh.
Semoga sore hari nanti cerah, sehingga bisa - kalau masih semangat - main ke Cikapayang. Semoga.
Ternyata sorenya, hujan gerimis rada awet. Raincoat terpaksa dikeluarkan dengan kecepatan rendah. Maklum jalur pulang. Rencana ke Cikapayang hoream karena hujan. Semoga besok-besok cuaca mendukung B2W-an saya.
