Transisi Ponsel
Apa yang perlu disiapkan bila akan mengganti ponsel yang baru ?
1.Mencari ponsel baru yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan teknis & besarnya anggaran. Harga sebisa mungkin standart dan hindari produk bermerk yang cenderung mahal. Dalam hal ini saya memilih medium brand, saya menghindari Nokia & Sony Ericsson sebagai merk atas, saya juga menghindari posel Cina atau lokal sebagai merk bawah. Pilihan saya cuman ada dua yaitu produk Korea, antara LG atau Samsung. Tentang kebutuhan mendasar yang saya perlukan adalah layar lebar & document viewer.
2.Proses pemindahan atau backup phone book. Meski sudah ada perintahnya secara otomatis tidak ada salahnya menyiapkan catatan kertas nomor-nomor telepon yang ada di phonebook. Catatan nomor saat saya ganti ponsel tahun 2003 (dari Siemens S30 ke Mitsubishi M330) masih ada, sekarang tinggal dibuat semacam itu lagi. Ini adalah proses alamiah, meski rada repot.
3.Menuju counter ponsel di BEC atau tempat lainnya. Dengan berbekal pengetahuan dari internet, khususnya spesifikasi & review ponsel tsb, maka datangi langsung counter ponsel dengan langsung mengambil price list atau daftar harga yang biasanya tergeletak di meja showcase. Langsung saja ditelusuri sendiri, diproses ini jangan bertanya dulu. Inilah yang membedakan cara pembelian awam & mandiri. Kalau pembeli awam diawali dengan nanya tipe sekian berapa atau ada enggakl barangnya, tapi pembeli mandiri, pelajari dulu baru bertanya feature extendednya. Misal, bisa gak Google Map ? Masalah beli atau tidak itu gak masalah yang penting banyak bertanya, jangan sampai kalah banyak omong sama penjualnya.
